Analisis Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik Mendukung Mitigasi Bencana di Bumi Waras Kota Bandar Lampung
Abstract
Kelurahan Bumi Waras yang terletak di Bandar Lampung, Indonesia, merupakan salah satu daerah pesisir perkotaan dengan kategori permukiman padat penduduk yang memiliki potensi bencana tinggi berupa tsunami, banjir pasang surut, gelombang abrasi, dan kebakaran. Kelurahan ini telah dipilih sebagai salah satu lokasi unggulan program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) dari Badan Penanggulangan Bencana Indonesia bersama Bank Dunia. Mitigasi bencana bertujuan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, dan salah satunya adalah dengan menggunakan ruang terbuka publik sebagai lokasi evakuasi dan tempat untuk meningkatkan kapasitas masyarakat melalui simulasi bencana. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan ruang terbuka publik dan kontribusinya terhadap strategi mitigasi bencana di Kelurahan Bumi Waras, Bandar Lampung. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dan observasi lapangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi ruang terbuka publik sebagai titik berkumpul di wilayah RT 6, Gunung Kunyit, dan SD Negeri 3, kemudian untuk mencari potensi ruang parkir terbuka di gedung Lampung City Mall dan Rumah Sakit Budi Medika sebagai tempat evakuasi sementara (TES). Kemudian dilakukan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity and Threats) untuk merumuskan strategi mitigasi bencana yang berkaitan dengan peingkatan peran ruang terbuka publik. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi bagi pemerintah Bandar Lampung untuk mempersiapkan ruang terbuka yang mendukung mitigasi bencana.
Downloads
References
J. Cao and J. Kang, “Social Relationships and Patterns of Use in Urban Public Spaces in China and the United Kingdom,” Cities, vol. 93, pp. 188–196, 2019, doi: https://doi.org/10.1016/j.cities.2019.05.003.
D. T. Do, Y. Cheng, A. Shojai, and Y. Chen, “Public park behaviour in Da Nang: An investigation into how open space is used,” Front. Archit. Res., vol. 8, no. 4, pp. 454–470, 2019, doi: https://doi.org/10.1016/j.foar.2019.05.006.
U. Kamdan and dkk, “POLA AKTIVITAS PENGUNJUNG DALAM PEMANFAATAN RUANG,” Indones. J. Spat. Plan., vol. 6, no. 1, pp. 67 – 75, 2025, doi: https://doi.org/10.26623/ijsp.v6i2.13059.
S. A. et al Ekawati, “The Study of Public Open Space effectiveness in Makassar Waterfront City using Good Public Space Index ( GPSI ) The Study of Public Open Space effectiveness in Makassar Waterfront City using Good Public Space Index ( GPSI ),” 2020, doi: 10.1088/1757-899X/875/1/012003.
S. et al Carr, “Public Space,” in Public Space, Cambridge University Press, 1992.
S. El-cheikh, “THE PARTICIPATORY APPROACH FOR WATERFRONT DEVELOPMENT IN MEDITERRANEAN COUNTRIES . A CASE STUDY OF TRIPOLI , LEBANON WATERFRONT,” Archit. Plan. J., vol. 24, no. 1, 2018, doi: https://doi.org/10.54729/2789-8547.1025.
M. A. Cahyaningtyas and H. E. Kusuma, “Preferensi Masyarakat terhadap Ruang Kota sebagai Tempat Relaksasi,” J. RUAS (Review Urban. Archit. Stud., vol. 18, no. 1, pp. 1–12, 2020, doi: https://doi.org/10.21776/ub.ruas.2020.018.01.1.
A. Madanipour, Design of Urban Space, An Inquiry into a Socio-spatial Process. JOHN WILEY & SONS, 1996.
M. et al Carmona, Public Space: The Management Dimension. New York: Routledge, 2008.
M. Ischak, B. Setioko, and D. N. Gandarum, “PERAN PLACE IDENTITY DALAM MENCIPTAKAN COMMUNITY RESILIANCE,” J. Arsit. Zo., vol. 1, pp. 77–86, 2018, doi: http://10.17509/jaz.v1i2.12254.
E. Celik, “Analyzing the Shelter Site Selection Criteria for Disaster Preparedness Using Best – Worst Method under Interval Type-2 Fuzzy Sets,” Sustainability, vol. 16, no. 5, pp. 21–27, 2024, doi: https://doi.org/10.3390/su16052127.
N. D. Permata, D. B. Mustakima, Cahyani, N. Hikmah, and I. Nugroho, “View of Peran Taman Vatulemo dalam Mitigasi Bencana_ Studi Aksesibilitas Menggunakan Radius Buffer.pdf,” Archvisual J. Arsit. dan Perenc., vol. 5, no. 1, pp. 55–62, 2025, doi: https://doi.org/10.55300/gv2se727.
K. Wang, W. Yuan, and Y. Yao, “Path optimization for mass emergency evacuation based on an integrated model,” J. Build. Eng., vol. 68, pp. 106–112, 2023, doi: https://doi.org/10.1016/j.jobe.2023.106112.
R. R. J. C. Jayakody, D. Amarathunga, and R. Haigh, “Integration of disaster management strategies with planning and designing public open spaces,” Procedia Eng., vol. 212, no. 2017, pp. 954–961, 2018, doi: 10.1016/j.proeng.2018.01.123.
G. H. et al Musda, “Strategi penataan ruang terbuka publik tepi pantai berbasis disaster management di Kawasan Megamas Kota Manado,” Teknosains Media Inf. dan Teknol., vol. 17, pp. 183–195, 2023, doi: https://doi.org/10.24252/teknosains.v17i2.36127.
E. D. Ekkel and S. Vries, “Nearby green space and human health: Evaluating accessibility metrics,” Landsc. Urban Plan., vol. 157, pp. 214–220, 2017, doi: https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2016.06.008.
Affrilyno, B. . Gultom, and D. R. Jati, “KABUPATEN SINTANG MENUJU KOTA TANGGUH : ANALISIS LOKASI EVAKUASI BENCANA BANJIR,” Langkau Betang J. Arsit., vol. 11, no. 2, 2024, doi: https://doi.org/10.26418/lantang.v11i2.78157.
M. Ridha, S. Damanik, M. Farouq, and G. Matondang, “Identifikasi Jalur Evakuasi Bencana Alam Dan Non Alam Di Gedung Biro Pusat Administrasi Universitas Negeri Medan , Sumatera Utara,” J. Tek. SIPIL Terap., vol. 5, no. 2, pp. 106–114, 2023, [Online]. Available: http://www.jurnal.polimdo.ac.id/index.php/jtst/article/download/655/478.
N. Novira, R. Fadilah, A. Pratama, A. M. Situmorang, N. A. Putri, and W. A. Utami, “Identifikasi dan Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Alam serta Non-Alam di Museum Perkebunan Indonesia 2 Medan,” J. Nuansa Akad., vol. 9, no. 2, pp. 441–456, 2024, doi: https://doi.org/10.47200/jnajpm.v9i2.2611.
A. Pugara, A. Susanty, and R. Purwaningsih, “Evaluasi Rencana Ruang Terbuka Hijau pada Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan Muara Taweh Kabupaten Barito Utara,” J. ILMU Lingkung., vol. 23, no. 4, pp. 995–1003, 2025, doi: 10.14710/jil.23.4.995-1003.
Nuryuningsih, M. Syuaib, and R. Rahim, “Efektivitas ruang terbuka publik sebagai titik kumpul bencana di kelurahan maccini sombala, sulawesi selatan,” Teknosains Media Inf. Sains dan Teknol., vol. 15, no. 1, pp. 109–117, 2021, doi: https://doi.org/10.24252/teknosains.v15i1.17766.
E. D. Sadewa, P. Noviandri, and S. . Amijaya, “Kajian Fungsi RTH sebagai Ruang Interaksi Sosial Pasca Pandemi,” Pros. Semin. Nas. Desain Sos., pp. 127–133, 2022.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



